Tentu kata-kata yang keluar dari mulut sang anak, bukan hanya hasil dari satu dan dua faktor. Ini rumit. Benar-benar rumit. Om bahkan tidak bisa berkata-kata.
Kapanpun om nanti bisa menjadi seorang ayah untuk seorang anak, semoga hal-hal ini tidak terjadi ke pada om.
Bunda yang tabah, bunda yang kuat, bunda yang hebat. Bunda luar biasa karena anak bunda sayang banget sama bundanya. Bunda punya cinta yang tak terhingga dari sang anak.
Kini, Om hanya akan bertanya pada diri sendiri, apakah yang dialami anak itu merupakan perasaan yang sama ketika om juga punya masalah dengan membenci ayah sendiri? Rumit sama. Faktornya juga lebih dari satu dua.
Om pikir selama ini tiri adalah masalah intinya. Ternyata tiri hanya sebua kata. Kandung saja bisa jadi sebuah bom di rumah sendiri. Meledak kapanpun tanpa kendali
Sehat selalu ya, nak! Om masih pantau kalian dari jauh.
