Pola yang tak selesai terurai. Bertubi-tubi silent treatment. Pertanyaan yang tak terjawab. Keputusan yang sepihak. Tanpa keterangan. Tanpa penjelasan.
Kini seketika hal-hal di atas terlupakan saat dia kembali muncul. Sederhana dan tegasnya saja aku berkata "tidak!"
Waktu itu... Ku habis-habisan mengalah, terus-menerus mengerti, mati-matian bertahan. Hingga sampai di tahap aku sepihak untuk sebelah tangan. Karena tangannya tidak menggapai. Ku sengaja, hanya untuk terlihat tetap normal. Tapi, kenyataannya memburuk setelah benar kepergiannya.
Uniknya, aku melakukan hal yang sama lagi untuk seseorang. Jauh lebih ugal-ugalan, tanpa imbalan. Siap dengan penolakan tanpa alasan. Tau akan sewaktu dirinya menghilang di titik yang tak terbayang.
pic source: @winaydrsLangitnya berawan mendung di waktu yang tidak diharapkan. Aku hanya berharap pelangi muncul setelahnya di waktu yang tepat. Kapanpun itu! Aku padanya, selamanya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar